Berita Perusahaan

Berikut ini adalah berita-berita dari kami. Silahkan hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

The participation of workers in environmental conservation

 

Melestarikan lingkungan hidup merupakan kebutuhan yang bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah melainkan tanggung jawab setiap warga. Sekecil apa pun usaha yang kita lakukan sangat besar manfaatnya bagi terwujudnya bumi yang layak huni bagi generasi di masa depan.

Bumi sebagai tempat makhluk hidup memiliki peran yang sangat penting untuk kelangsungan hidup. Kerusakan yang terjadi dibumi merupakan akibat gejala-gejala alam yang terjadi dan juga hasil dari ulah manusia itu sendiri. Berbagai upaya penanggulangan yang dilakukan oleh pemerintah dan juga warga negara harus ditingkatkan kembali untuk mencegah kerusakan yang ditimbulkan agar tidak semakin parah.

Berdasarkan undang – undang  Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, masyarakat harus terlibat dalam perencanaan dan proses pengambilan keputusan, pelaksanaan rencana aksi lingkungan dan pengawasan lingkungan serta penegakan hukum. Dalam lingkup yang kecil, pekerja mempunyai kewajiban dalam menjaga lingkungan di tempat kerja. Beberapa upaya yang dapat dilakukan pekerja di tempat kerja berkaitan dengan pelestarian lingkungan dengan memanfaatkan sumberdaya lebih efektif dan efisien, antara lain:

  1. Menghemat dalam penggunaan air bersih.
  2. Menghemat dalam penggunaan energi listrik dengan mematikan alat listrik seperti AC, komputer, printer, scanner saat tidak dibutuhkan.
  3. Mengurangi dan memakai kembali produk-produk seperti penggunaan kembali kertas bekas atau memakai dua sisi kertas tersebut
  4. Membuang sampah ditempat yang telah disediakan. Tidak membuang sampah pada tempat saluran air seperti parit dan selokan.
  5. Mencegah pencemaran dengan membuang limbah di tempat yang telah disediakan di tempat pembuangan limbah sementara.
  6. Berusaha menggunakan barang yang ramah lingkungan seperti membawa tas kain yang dapat dipakai berulangkali atau menggunakan tas paper bag
  7. Menggunakan isi ulang alat tulis pena dan  printer
  8. Memanfaatkan email daripada menggunakan mesin fax atau surat.
  9. Melakukan perawatan kendaraan bermotor secara berkala agar emisi gas buang yang dihasilkan masuk dalam batas kontrol normal sesuai dengan peraturan pemerintah.

Dalam rangka menjaga lingkungan kerja yang aman, sehat dan menghindari bahaya risiko dan penyakit akibat kerja, maka upaya pencegahan terhadap bahaya risiko terhadap pekerja dan pencemaran lingkungan dapat dilakukan sebagai berikut :

  1. Melakukan pemeriksaan kualitas air bersih yang digunakan
  2. Melakukan pemeriksaan kualitas air minum dari sumber air bersih (air sumur) ataupun sumber air dari air minum kemasan.
  3. Melakukan pemeriksaan kualitas air limbah, sludge atau sedimen yang dihasilkan dari proses produksi maupun dari kebutuhan domestik.
  4. Melakukan pemeriksaan kualitas udara lingkungan.
  5. Melakukan pemeriksaan kualitas udara ambien
  6. Melakukan pemeriksaan kualitas emisi sumber bergerak (kendaraan bermotor) maupun emisi sumber tidak bergerak (cerobong)

Lingkungan kerja yang sehat dan aman dapat meningkatkan kualitas hidup pekerja, sehingga produktivitas dapat meningkat dan target perusahaan tercapai. Oleh karena itu kita sebagai pekerja mempunyai kewajiban untuk menjaga dan melestarikan lingkungan kerja.

 

                                                                                                                                                      

SELAMAT BEKERJA DENGAN SEHAT DAN AMAN


Providing awareness of workers' duties to the company


Kewajiban adalah suatu beban atau tanggungan yang bersifat kontraktual, dengan kata lain yaitu suatu yang sepatutnya diberikan. Pandangan yang disebut “teori korelasi” itu mengatakan bahwa setiap kewajiban seseorang  berkaitan dengan hak orang lain dan sebaliknya setiap hak seseorang berkaitan dengan kewajiban orang lain untuk memenuhi hak tersebut.

 Para tenaga kerja mempunyai kewajiban yang tidak dapat dipisahkan dalam status kerjanya, diantaranya seperti mematuhi peraturan perusahaan, menjalankan tugas pekerjaan sebaik-baiknya. Dengan demikian maka para tenaga kerja akan secara otomatis mendapatkan hak – haknya selaku tenaga kerja diantaranya memperoleh perlakuan yang sama, mendapatkan gaji yang layak sesuai dengan kemampuannya dan mendapatkan jatah cuti dalam jangka waktu tertentu diluar hari libur resmi serta memperoleh perlindungan kesehatan dan keselamatan dalam bekerja.

 

Pada dasarnya ada 3 (tiga) kewajiban karyawan yang harus dipatuhi yang meliputi :

1. Kewajiban ketaatan

Bagi orang yang memiliki ikatan kerja dengan perusahaan, salah satu implikasi dari statusnya sebagai karyawan adalah bahwa ia harus mematuhi perintah dan petunjuk dari atasannya. Perintah dari atasan tidak semua harus ditaati oleh karyawan, seperti :

  1. Karyawan tidak perlu atau tidak boleh mematuhi perintah dari atasan yang menyuruh melakukan sesuatu yang tidak bermoral
  2. Karyawan tidak wajib mematuhi perintah atasan yang tidak wajar, walau dari segi etika tidak ada keberatan, seperti memperbaiki mobil pribadi, memperbaiki atap yang bocor, dan lainnya.

 

 2. Kewajiban konfidensialitas

Karyawan wajib menyimpan informasi perusahaan yang bersifat konfidensial (rahasia) yaitu segala data atau informasi dari sebuah perusahaan, yang dapat digunakan oleh pihak lain terutama kompetitor. Dalam kontek perusahaan, konfidensialitas memegang peranan penting karena seseorang bekerja pada suatu perusahaan, bisa mempunyai akses kepada informasi rahasia. Alasan etika juga mendasari karyawan dalam menyimpan rahasia perusahaan karena perusahaan merupakan pemilik informasi rahasia tersebut. Kewajiban konfidensial tidak saja berlaku selama karyawan bekerja di perusahaan tersebut, tetapi berlaku juga ketika berpindah kerja.

 

 3. Kewajiban loyalitas

Kewajiban loyalitas merupakan konsekuaensi dari status seseorang menjadi karyawan di perusahaan. Karyawan harus mendukung serta terlibat dalam merealisasikan  tujuan – tujuan perusahaan dan menghindari segala sesuatu yang bisa merugikan kepentingan perusahaan. Faktor utama yang bisa membahayakan terwujudnya loyalitas adalah konflik kepentingan, artinya kepentingan pribadi karyawan dan kepentingan perusahaan. Karyawan tidak boleh menjalankan kegiatan pribadi yang bersaing dengan kepentingan perusahaan.

Menerima komisi/hadiah selaku karyawan perusahaan berkaitan erat dengan triade “Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN)”. Salah satu solusi dari permasalahan ini sebagian besar tergantung dari sikap yang diambil perusahan. Pembuatan peraturan yang jelas dalam kode etik perusahaan merupakan salah satu yang dapat menekan permasalahan ini.

Selain memiliki kewajiban, karyawan pun memiliki hak yang dicantumkan dalam kontrak kerja dimana terdapat ketentuan bahwa karyawan wajib memberitahukan satu, dua, tiga bulan sebelumnya (tergantung posisinya dan kesulitan mencari pengganti) jika ingin meninggalkan perusahaan. Kewajiban loyalitas memang tidak meniadakan hak karyawan untuk pindah kerja.

Adanya hak dan kewajiban para tenaga kerja, maka akan timbul keseimbangan atau persamaan antara status para tenaga kerja yang satu dengan para tenaga kerja yang lain dalam ruang lingkup bersama. Apabila sudah terjadi keserasian, keselarasan dan keseimbangan antara hak dan kewajiban yang dimiliki oleh para tenaga kerja sebagai status pekerja maka akan muncul perlakuan yang akan mengangkat harkat dan martabatnya. Oleh karena itu peran serta hak dan kew ajiban para pekerja sangatlah menentukan terhadap prestasi kerja.

                                                   

KESELARASAN ANTARA HAK DAN KEWAJIBAN PEKERJA

MENCIPTAKAN PRODUKTIVITAS YANG TINGGI


Head Office
Jl. Ciledug Raya No.10 Cipulir
Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. 12230.
Phone : +62 21 7253322, Fax : +62 21 7253323

Representative Office
Ruko Section One Kavling B-3, Jl Rungkut Industri Raya No. 1, Surabaya - Jawa Timur
Phone : +62 31 8415839, Fax : +62 31 8415839





Marketing Office
Jl. Raya Abianbase Kapal, MenguwiBadung, Bali Phone : 0823-4003-9831

Marketing Office
Jl. Dock Yard No.6-7A, Pangkalan Sesai, Dumai Barat, Dumai-Riau.3551 Phone : 0765-810121
Marketing Office
Jl. Gotong Royong Raya No. 66 A Kelurahan Mentaos Kecamatan Banjarbaru Utara Kota Banjar Baru Phone: 0812-5194-682






Media Informasi

Lokasi

  • whatsapp